Wikia

Pentaho User Group Indonesia

SOLUSI BI, BERANTAS KEMISKINAN PENDUDUK NEGARA INDONESIA

Bicara3
4pages on
this wiki

PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG

Kemiskinan merupakan masalah global yang mungkin terjadi di setiap Negara, dan salah satu Negara yang memiliki masalah tersebut adalah Indonesia dengan tingkat kemiskinan sebesar 49% yang diukur dengan biaya PPP di bawah 2 dolar AS per maret 2008, yaitu 34,96 juta penduduk miskin [1]. Nilai tersebut sudah dapat dikatakan bahwa kemiskinan yang terjadi di Negara Indonesia cukup tinggi jika dibandingkan dengan Negara – Negara tetangga seperti Cina (26%) [1].

300px-Jakarta slumhome 2.jpg
Orang-miskin.jpg

GAMBAR 1 KONDISI DI DAERAH PINGGIRAN KOTA JAKARTA GAMBAR 2 KEMISKINAN DI DAERAH SUMATRA BARAT

Kebanyakan orang mengartikan kemiskinan tersebut merupakan akibat budaya malas bekerja dari individu masyarakat Indonesia. Tetapi bila di lihat dari sisi lain, masih banyak alasan berbeda yang menyebabkan kemiskinan diantaranya adalah kesalahan kebijakan pembangunan, baik pembangunan fisik maupun ekonomi warga oleh pemerintah yang merupakan factor eksternal, serta masyarakat Indonesia yang kurang kreatif dalam pemanfaatan suber daya alam yang merupakan factor internal. Karena pada dasarnya, Negara Indonesia adalah Negara yang memiliki potensi sumber daya alam yang sanagt tinggi, dimana setiap titik sumber daya alam tersebut dapat mengubah perekonomian masyarakat sekitar serta devisa Negara.

Berbagai upaya penanggulangan kemiskinan telah dilaksanakan oleh pemerintah, tetapi masih ada saja beberapa daerah yang belum mendapatkan kesejahteraan ekonomi.

Bussines Intelligence merupakan teknologi yang paling tepat untuk memecahkan masalah kemiskinan di atas. Dengan pengelolaan data – data perekonomian penduduk Negara Indonesia yang dimiliki oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia. Dari pengolahan data secara OLAP tersebut, dihasilkan suatu informasi mengenai kondisi kemiskinan penduduk Indonesia di semua wilayah, sehingga pemerintahan dapat segera memberikan tindakan kepada penduduk yang berada pada wilayah tersebut. Dan dikemas dalam sebuah dashboard untuk memudahkan pengguna dalam melakukan monitoring.

1.2. RUMUSAN MASALAH

Rumusan masalah yang timbul dari penggagasan system ini adalah :

1. Bagaimana kondisi tingkat kemiskinan Negara Indonesia
2. Daerah manakah yang memiliki tingkat kemiskinan yang tinggi
3. Apakah penyebab daerah tersebut mengalami tingkat kemiskinan yang tinggi
4. Pemanfatan Sumber daya alam seperti apa yang dapat dikembangkan untuk memperbaiki ekonomi masyarakat pada daerah tersebut

1.3. TUJUAN

Tujuan daripada penggagasan dashboard menggunakan teknologi Dashboard ini adalah :

1. Memudahkan pihak pemerintahan dalam melakukanmonitoring tingkat kemiskinan perekonomian penduduk Negara Indonesia.
2. Meminimalisir tingkat kemiskinan perekonomian penduduk di Negara Indonesia
3. Membantu mempercepat penanganan terhadap tingginya tingkat kemiskinan perekonomian penduduk di Negara Indonesia

1.4. MANFAAT Adapun manfaat dari dashboard yang digagaskan adalah sebagai berikut :

1. Pihak pemerintahan dapat melakukan monitoring perkembangan tingkat kemiskinan ekonomi penduduk Negara Indonesia dengan mudah
2. Pihak pemerintahan dapat mengetahui daerah mana yang memiliki tingkat kemisinan ekonomi penduduknya tinggi
3. Pihak pemerintahan dapat mengetahui hal yang menyebabkan kemiskinan di daerah tersebut terjadi
4. Pihak pemerintahan dapat mengetahui sumber daya alam yang berpotensi dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di daerah tersebut


PEMBAHASAN

Sebagai landasan teoritik dari permasalhan yan sedang dikaji, penulis akan menguraikan konsep – konsep yang terkait dan relevan dengan masalah yang menyangkut penerapan business intelligence dalam penurunan tikngkat kemiskinan ekonomi penduduk di Negara Indonesia. penjelasan konsep – konsep ini ditujukan agar dapat di fahami bagaimana teknologi Business intelligence dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan masalah global Negara Indonesia.

2.1 BUSINESS INTELLIGENCE

Business Intelligence (BI) merupakan sebuah proses untuk melakukan ekstraksi data-data operasional organisasi dan mengumpulkannya dalam sebuah data warehouse. Selanjutnya data di data warehouse diproses menggunakan berbagai analisis statistik dalam proses data mining, serta analisa OLAP, sehingga didapat berbagai kecenderungan atau pattern dari data yang merupakan report dari BI. Yang disajikan dengan tool BI yang telah tersedia. Report tersebut mampu membantu organisasi dalam pengambilan keputusan bisnis yang diambil berdasarkan fakta-fakta aktual, dan tidak hanya mengandalkan intuisi dan pengalaman kuantitatif saja [2]. Berikut adalah gambaran mengenai konsep BI.

Bi.jpg

GAMBAR 3 KONSEP BUSINESS INTELLIGENCE

Telah diketahui masyarakat luas bahwa teknologi ERP dapat membantu melakukan integrasi dan otomatisasi pross bisnis. Tidak hanya itu, BPM juga merupakan teknologi yang mampu memberikan report dan analisis data organisasi, tetapi penulis lebih menekankan pada penerapan Business Intelligence Technologi pada masalah yang diangkat karena BI memiliki beberapa keuntungan dalam memberikan value kepeda oraganisasi bila dibandingkan dengan ERP serta BPM, diantaranya adalah : 1.Data yang diolah dalam satu platform dan disebarkan dalam bentuk informasi yang berguna, dan dapat dimungkinkan pembuatan cross-functionsl dan corporate-wide reports. 2.Report yang diberikan Software Business Process Management (BPM) hanya bertolak pada kondisi intern. Sedangkan BI mampu menyediakan informasi untuk isu-isu bisnis yang lebih besar pada level strategi. 3.Customized Graphic User Interface (GUI) dari BI, memberikan view of business sesuai dengan keinginan masing-masing user karena dapat dilakukan customisasi dan penyusunan sesuai dengan keinginan user. 4.BI hanya merupakan software pada layer teratas (information processing) dan bukan business process management. 5.Biaya jauh lebih rendah bila dibandingkan dengan software ERP. 6.Databank BI sangat flexible, yaitu dapat berkolaborasi dengan ERP sebagai pemasok databank yang akan diolah menjadi reports dan scorecard, juga dapat bekerja dari databank yang dibuat terpisah.

Dengan solusi yang diberikan oleh BI ini, pihak pemerintahan dapat melakukan monitoring secara uptodate mengenai keadaan kemiskinan di seluruh penjuru daerah di Indonesia, dan dari hasil report dari tool BI yang digunakan, pihak pemerintahan dapat segera mengambil tindakan terhadap daerah yang memiliki tingkat kemiskinan tinggi. Seperti yang digambarkan pada siklus BI di bawah ini

BI 07.jpg

GAMBAR 4 SIKLUS BUSINESS INTELLIGENCE

2.2 DASHBOARD

Dashboard adalah sebuah tool dari BI yang menggambarkan performance dari process bisnis yang sedang dan akan berjalan dengan Key Performance Indicator dari hasil analisa OLAP, serta data warehouse dan data mining sebagai back end. Dashboard merupakan teknologi / tool BI yang paling tepat digunakan untuk melakukan monitoring pada permasalahan di atas, karena tampilannya yang user friendly serta data dilakukan customisasi untuk komponen yang digunakan yang tentunya disesuaikan dengan kebutuhan.

Saat ini terdapat beberapa software editor Dashboard yang open source, sehingga mempermudah dalam pembuatan dashboard serta minimalnya biaya yang dibutuhkan, diantaranya adalah xcelsius, google chart, dan pentaho. Dan pentaho dirasa paling tepat sebagai editor pada developer dashboard solusi BI dari masalah yang sedang diangkat.

Dashboard2.jpg

Gambar 5 dashboard tingkat kemiskinan penduduk indonesia


PENUTUP

2.3 SIMPULAN

Keadaan ekonomi masyarakat Indonesia sangat memprihatinkan dan belum ada tindakan korektif dari pemerintahan Indonesia secara menyeluruh, sehingga masih saja ada beberapa daerah terpencil yang tidak terjangkau oleh pihak pemerintahan Indonesia.

Teknologi Business Intelligence dapat membantu mengatasi masalah di atas, dengan memberikan report mengenai laporan tingkat kemiskinan ekonomi penduduk di setiap daerah, hal yang menajdi penyebab dari kemiskinan di daerah tersebut, serta sumber daya alam yang terdapat di daerah tersebut yang dapat dikembangkan sebagai upaya pemberantasan kemiskinan. Dan disajikan dalam bentuk dashboard dari pentaho.

2.4 SARAN-SARAN

Setiap warga Negara Indonesia memiliki hak untuk mendapatkan perhatian dari pemerintahan mengenai tingkat ekonomi di daerah tersebut.

Pihak pemerintahan hendaknya memiliki satu tool BI yang berfungsi melakukan monitoring terhadap keadaan ekonomi seluruh penduduk di Negara Indonesia.

Pihak pemerintahan Indonesia hendaknya segera memberikan tindakan terhadap daerah yang memiliki tingkat kemiskinan tinggi, seingga pemerataan dapat berjalan dengan lancar.


DAFTAR PUSTAKA

[1] http://www.pnpm-perkotaan.org/wartaprint.asp?mid=2337&catid=2& [2] http://subaridargombez.wordpress.com/2008/09/30/business-intelligence-bi-membuat-hidup-data-lebih-hidup [3] http://id.wikipedia.org/wiki/Kemiskinan [4] http://berita.liputan6.com/sosbud/200912/255677/Ada.76.Juta.Keluarga.Miskin.di.Indonesia [5] http://wirabumisoftware.id.or.id/www/devpentaho/56-explorepentaho.html [6] http://lasykarsap.blogspot.com/2008/05/definisi-definisi-erp.html

Oleh : Rahmi Romadhona Putri

Artikel / Karya Tulis ini di buat sebagai kelengkapan Final Project Mata Kuliah Business Intelligence dan Data WareHouse, Jurusan Sistem Informasi, ITS Surabaya, 2010 Mohon Koreksi apabila terdapat kesalahan, saran dan kritik sangat diharapkan demi kesempurnaan karya tulis ini.

Around Wikia's network

Random Wiki