FANDOM


1. Pendahuluan Edit

nnn 1.1. Latar belakang

Radio merupakan salah satu media masa yang sifatnya lebih interaktif dibandingkan dengan media masa lainnya. Stasiun radio hingga saat ini masih dipercaya oleh kalangan tertentu sebagai media komunikasi yang sangat evektif untuk menyampaikan pesan. Di era globnsiaskah mereka mengikuti program tersebut. Kinerja penyiar merupakan salah satu hal yang mempengaruhi program acara tersebut. Karena kebanyakan pihak radio kurang memperhatikan kinerja dari masing-masing penyiar. Permasalahan tersebut muncul karena pihak radio kurang melakukan monitoring terhadap kinerja pegawai dan program acara yang sedang berlangsung. Kebanyakan dari stasiun-stasiun radio yang ada hanya melakukan evaluasi berkelompok dan mengutarakan masing-masing pendapat pegawai mengenai program acara yang harus di hapus. <p>Penerapan dashboard business intelegent dilakukan untuk melakukan monitoring kinerja dari tiap-tiap penyiar dan melakukan monitoring program acara pada saat program acara tersebut berlangsung. Dengan memanfaatkan data warehouse yang ada di stasiun radio, maka penerapan dashboard ini akan mempermudah pihak radio terutama mid level manajer dalam melakukan monitoring secara berkala dan mengambil keputusan program acara mana yang harus ditingkatkan dan mana yang harus dihilangkan.


1.2. Tujuan

Untuk meningkatkan kinerja pegawai dan program acara karena kedua hal tersebut dapat mempengaruhi jumlah segmen

pendengar.

1.3. Manfaat

- Memberikan inspirasi baru mengenai penerapan dashboard operasional ke dalam stasiun radio

- Mempermudah pihak manager dalam melakukan evaluasi pegawai dan program acara

- Membantu pihak radio dalam penentuan topic berita acara yang dibahas sesuai dengan jenis program acara

1.4. Rumusan Masalah

Bagaimana membuat dashboard berbasis web yang komunikatif dan mudah dipahami sehingga dapat meningkatkan jumlah segmen pendengar

1.5. Metodologi Penulisan

- Metode wawancara yang dilakukan dengan mengadakan Tanya jawab kepada pihak yang terlibat dengan dunia radio

- Kepustakaan dengan mengkaji bacaan yang terkait dengan dunia radio, dashboard, dan business intelegent

2. Landasan teori Edit

2.1. Penyiar Radio

Penyiar radio menurut kamus besar Bahasa Indonesia, adalah orang yang menyiarkan atau penyeru pada radio. M. Habib Bari memberikan pengertian bahwa penyiar adalah seseorang yang bertugas menyebarkan suatu informasi atau lebih yang terjamin akurasinya dengan menggunakan radio dengan tujuan untuk diketahui oleh pendengarnya, dilaksanakan, dituruti, dan dipahami. Sebaliknya, Thorndhike dan Barnhart menyatakan bahwa penyiar adalah orang yang memberitahukan sesuatu melalui radio.

Chester, Garrison, dan willis mengatakan bahwa penyiar radio dalam sebuah stasiun radio memainkan banyak peran. Pada umumnya penyiar adalah juru bicara stasiun radio. Di belakang laaer studio, penyiar juga mempunyai pekerjaan dan tugas lain sesuai dengan keterampilan yang dimilikinya. dengan kata lain penyiar adalah seorang penampil yang melakukan pekerjaan penyiaran, menyajikan produk komersial, menyiarkan berita/informasi, akting sebagai pembawa acara atau pelawak, menghandel olahraga, pewawancara, diskusi, kuis, dan narasi.

Kualifikasi seoang penyiar untuk layak on air, merupakan hal-hal yang harus dikuasai oleh seorang penyiar sesuai dengan batasan-batasan yang ditetapkan manajemen sebuah stasiun radio sebelum penyiar tersebut on air, di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Mempunyai kualitas vokal yang memadai, dalam arti mampu bersuara dengan teknik pernapasan, power, artikulasi, dan intonasi yang tepat

2. Mampu melaksanakan script reading dengan baik. Script reading adalah kemampuan menguasai materi dan melakukan penyampaian materi dengan baik dan benar

3. Memahami segmen radio secara mendalam

4. Memperlihatkan simpati dan empati kepada pendengar

5. Kreatif dan selalu berusaha memberikan ide segar dalam siarannya

6. Mampu bekerja sama dalam tim

7. Memahami format radionya dan format clock, termasuk di dalamnya pemutaran lagu yang sesuai dengan hakikat program dan kesesuaian waktu pemutaran dengan rundown program.

2.2. Definisi Dashboard

Biasanya apabila mengendarai mobil, motor, pesawat atau kendaraan lainnya, pasti memiliki informasi penting mengneai kecepatan,tekanan oli, temperature, dan sebagainya. Dari beberapa hal yang telah disebutkan tersebut telah tersedia dalam dashboard. Berbagai model gauge merupakan model yang sering digunkaan. Dengan adanya dashboard, tanpa lepas kendali dari mana anda berada. Anda dapat mengkasesya dimana saja apabila menggunakan dashboard.

Namun seiring perkembang Dashboard juga memiliki definisi lain yaitu dapat membantu perusahaan dalam mengambil keputusan dalam menentukan strategi bisnis. Seperti halnya dengan pilot yang mengendarai pesawat, agar tetap terjaga dan stabil, mereka memperhatikan dashboard. Manajer saat ini meningkat dalam penggunaan dashboard untuk membantu organisasi yang mereka kelola. Manfaat yang diberikan oleh dashboard sangat besar bagi kemajuan perusahaan.

Dashboard didesain menampilkan kunci-kunci informasi untuk memonitor beberapa item yang menjadi tanggung jawab dari para manajer tersebut. Mereka dapat menganalisa permasalahan secara cepat dan mengambil aksi untuk meningkatkan peforma perusahaan. Business Dashboard merupakan salah satu implementasi dari konsep bisnis cerdas karena tidak lepas kaitannya dengan business intelegent.

Dengan mengandalkan data warehouse dan OLAP merupakan teknologi dasar yang dalam mendukung keberhasilan dari dashboard modern. Dengan mengumpulkan data warehouse, mengatur, dan menyimpan informasi dari berbagai sumber, teknologi OLAP menambahkan nilai plus dalam mengolah data tersebut menjadi sumber informasi yang akurat untuk diimplementasikan pada dashboard. Dashboard saat ini lebih popular sebagai strategi BI untuk para manajer.


3.Pembahasan Edit

3.1. Manfaat Dashboard Dalam Stasiun Radio

Sebagai teknologi yang tepat guna dan sedang tren saat ini, dashboard sangat mempengaruhi peforma dari kinerja suatu organisasi. Khususnya organisasi seperti stasiun radio yang memiliki banyak pesaing-pesaing. Beberapa strategi yang dilakukan oleh stasiun radio tanpa menggunakan konsep bisnis intelegent, yang pada akhirnya hanya tidak dapat bertahan dalam jangka panjang. Beberapa manfaat yang didapatkan apabila dashboard diimplementasikan dalam stasiun radio, diantaranya :

- Memberikan informasi yang up-to-date untuk pihak radio mengenai perkembangan berita saat ini. Dengan adanya dashboard, pihak stasiun radio akan mendapatkan segala macam bentuk informasi dari berbagai sumber data OLTP.

- Memperbaiki kinerja pegawai, khususnya penyiar yang setiap harinya berinteraksi langsung dengan konsumen radio yaitu pendengar. Dashboard dapat mengukur kinerja dari setiap penyiar. Karena dashboard juga berbasis web sehingga dimungkinkan setiap pegawai memiliki login sendiri dan memiliki ukuran kinerja masing-masing.

- Membantu pihak manajer radio dalam memanajemen program acara, jadi dashboard dapat menampilkan rating dari tiap-tiap program acara yang aktif pada saat itu. Dengan mengambil data pendengar melalui jumlah telefon dan pendengar setia yang mengikuti program tersebut. Maka dari itu akan memudahkan pihak manajer yang semua hanya seenaknya saja. Dengan adanya dashboard tersebut, segala berita dan informasi seputar perusahaan akan terupdate secara real time sehingga masing-masing pegawai di Radio tidak akan ketinggalan berita. Hal ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi stasiun radio sendiri.

3.2. Pengaruh Penyiar terhadap Dashboard

Dashboard tentunya memiliki banyak pengaruh bagi beberapa pihak yang bergelut didalam radio tersebut. Tentunya akan mengarah ke sesuatu yang lebih baik. Dashboard dibuat untuk memajukan kualitas dan kinerja dari perusahaan, sehingga perusahaan mendapatkan lebih banyak pendengar dan tentunya akan berdampak bagi keuntungan perusahaan. Dengan adanya dashboard ini pastinya penyiar akan lebih termotivasi untuk bekerja karena jelas dimana dan apa yang harus dilakukan. Memiliki target yang berbeda-beda untuk setiap pegawai. Dengan begitu setiap pegawai pasti akan berlomba-lomba untuk meraih tingkat 5 teratas untuk setiap akhir bulan yang diukur berdasarkan measure jumlah pendengar perjamnya, dll.

3.3. Teknologi Yang Digunakan

Pengimplementasikan business dashboard berbasis web tentunya akan memperbaiki segala informasi yang didapatkan. Karena bersifat real time, teknologi yang digunakan untuk pengimplementasian dashboard ini menggunakan teknologi Pentaho Business Intelegent, dan dibantu dengan database untuk menyimpan datawarhouse yang didapatkan untuk menampilkan data-data OLTP kedalam implementasi dashboard.

4.Penutupan Edit

4.1. Simpulan

Dashboard tidak hanya digunakan untuk melakukan monitoring perusahaan dalam bidang marketing dan keuangan n perussahaan, namun juga dapat digunakan untuk kinerja setiap karyawan yang bekerja yang berdampak bagi kemajuan perusahaan.



4.2. Saran

Setiap stasiun radio pasti menginginkan jumlah pendengar yang banyak sehingga perlu memperhatikan dalam hal penyiaran dan bagaimana program acara tersebut dapat menarik perhatian pendengar. Terkadang stasiun radio terlalu menjaga prinsip-prinsip manajemen program acara tanpa melihat perubahan kebutuhan yang terjadi oleh pendengar. Jadi sebaiknya pihak stasiun radio perlu memperhatikan kinerja dari penyiar dan terus memperhatikan program acara yang berisi berita yang sedang dibicarakan saat ini sesuai dengan kebutuhan pendengar. Pihak radio harusnya dapat menggunakan dan memeanfaatkan teknologi yang sedang berkembang saat ini, seperti dashboard bisnis untuk kemajuan kinerja perusahaan dan bersaing dengan competitor stasiun radio yang lain.



5.Pustaka Edit

Rasmussen, N., Chen, CY., Bansal, M. 2009. Business Dashboard. New Jersey : John Wiley & Son. Inc.

Rahanatha, G. Bayu. 2008. Skema Pembentukkan Potitioning Terhadap Pendengar dari Sebuah Stasiun Radio. From : URL <http://ejournal.unud.ac.id/abstrak/bayu%20rahanatha.pdf>

Ad blocker interference detected!


Wikia is a free-to-use site that makes money from advertising. We have a modified experience for viewers using ad blockers

Wikia is not accessible if you’ve made further modifications. Remove the custom ad blocker rule(s) and the page will load as expected.